Konsep Net Present Value dan aplikasinya


Net Present Value atau biasa disingkat dengan NPV adalah merupakan kombinasi pengertian present value penerimaan dengan present value pengeluaran.

Untuk lebih jelas ada baiknya dilihat dengan contoh perhitungan dibawah ini.

Suatu proyek dengan dengan investasi sebesar Rp. 7,000 juta dan tingkat bunga yang relevan sebesar 18%. Proyek ini diharapkan akan menghasilkan nilai sebesar Rp. 9,000 juta. Maka berapakah besarnya net present value yang akan dihasilkan?

PVpenerimaan = 9.000 / ( 1 + 0.18 )1 = Rp. 7,627 juta

PVinvestasi = 7.000 / ( 1 + 0.18 )0 = Rp. 7,000 juta

Maka Net Present Value yang dihasilkan adalah

NPV = PVinvestasi + PVpenerimaan

NPV = – 7,000 + 7,627 = Rp. 627 juta

Sehingga didapatlah rumus sebagai berikut:

NPV = Ao + (A1 / (1 + r))

dimana, Ao = nilai awal investasi; A1 = nilai penerimaan dari investasi; r = tingkat suku bunga yang relevan.

Berkaitan dengan investasi (modal) yang akan ditanamkan, maka diperlukan pedoman untuk dapat dengan bijak menilai investasi tersebut. Dan pedoman tersebut yang dapat dipakai sebagai panduan adalah:

  • Terima investasi yang diharapkan bilamana memberikan NPV positif.
  • Terima investasi yang memberikan IRR yang lebih besar daripada tingkat keuntungan yang diisyaratkan.

Tentu saja penyajian konsep ini berlaku bilamana kondisi pasar uang dan pasar modal yang sempurna dengan catatan:

  • Tingkat suku bunga yang ada adalah stabil dan sama, tidak berfluktuatif.
  • Tidak adanya pihak yang dominan untuk mempengaruhi pasar.
  • Kondisi diluar transaksi keuangan yang ada adalah stabil.
About these ads

3 responses to “Konsep Net Present Value dan aplikasinya

  1. Saya sedang mempelajari bisnis rent a car, kalau data2 dibawah ini saya berikan, boleh tahu bagaimana cara menghitung NPV nya ?
    1) Equity(Modal disetor) : 7.5
    2) Nilai beli kendaraan : 43
    3) Potensi omset 3 tahun kedepan : 20
    4) pinjaman ke Bank : 21
    5) Average suku bunga :12% efektif

  2. Trims ats info knsp NPVnya, namun sy ingin konfirm mteri yg smpai saat ini blm sy phmi and that’s about how to get tngkat sku bnga yg efektif/tepat didalam implemntsi rumsn NPV. Sy mghrpkn blsnya & Thx a lot 4 attensinya.

    • Memang betul, dalam penetapan suatu suku bunga dalam perhitungan NPV ini untuk aplikasi riil dipakai adalah suku bunga yang berlaku yang ditetapkan oleh lembaga yang berwenang. Dalam hal ini adalah BI, atau diambil acuan dari suku bunga bank yang berlaku. Biasanya BI akan mengumumkan suku bunganya dalam dua koridor yakni suku bunga terendah dan suku bunga tertinggi. Dan tugas kitalah untuk menghitung berapa hasil NPV atas kedua suku bunga tersebut. Dengan demikian dalam aplikasi riilnya akan sulit kita menemukan suku bunga yang efektif / tepat. Sedangkan dalam perhitungan soal biasanya suku bunga ini telah ditetapkan.
      Mudah-mudahan jawaban ini memuaskan saudara.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s