Variabel dalam formulasi strategi


Dalam memformulasikan suatu strategi yang baik, maka perlu diketahui hal-hal yang mempengaruhi strategi tersebut. Dan variabel-variabel tersebut adalah sebagai berikut:

I.  Variabel Eksternal

  • Lingkungan, ekspektasi badan pemerintah dan badan regulasi, komunitas lokal dan global dimana organisasi beroperasi, kecenderungan yang bersifat ekonomis dan teknologis, ancaman dan peluang serta kecenderungan dalam masyarakat luas turut berperan dalam penentuan strategi perusahaan.
  • Para pemegang saham dan perusahaan induk, tergambar dalam hubungan timbal balik antara perusahaan dengan mereka yang menyumbang pada kemampuan finansial perusahaan organisasi dan keuntungan hasil finansial.
  • Para pelanggan dan pasar, hubungan yang saling membutuhkan antara mereka berkeinginan untuk memenuhi produk dan jasa yang ada di pasaran juga berpengaruh terhadap formulasi strategi perusahaan.
  • Para pemasok dan pemilik sumber daya, yang memiliki bahan baku dan komponen diluar organisasi perlu mendapat perhatian tentang teknologi, manusia, dan modal apakah perlu di-‘outsourcing’-kan tidak.
  • Para kompetitor, dengan adanya kompetitor yang terlibat maka akan menciptakan nilai yang sama. Persaingan akan terjadi baik di hulu (para pemasok/sumber daya) maupun di hilir (pelanggan/pasar).

II. Variabel Internal

  • Proses bisnis, proses-proses yang menggambarkan bagaimana pekerjaan itu dilakukan, baik proses yang ber-interface dengan para pemasok atau para pelanggan ataupun yang berkepentingan internal.
  • Tujuan perusahaan, ukuran sukses finansial maupun non finansial bertolak pada formulasi strategi baik untuk sasaran bisnis yang menyeluruh maupun untuk ukuran-ukuran yang khusus yang terpancar ke seluruh organisasi.
  • Kemampuan manusia, ketrampilan dan pengetahuan kerja dari sumber daya manusia baik dari segi proses, kadar, sifat teknis sangat berpengaruh dalam formulasi strategi.
  • Struktur organisasi, yang dimulai dari pelimpahan wewenang dan tanggung jawab secara hierarki perlu dirancang berdasarkan fungsi, geografi, pelanggan, produk, satuan unit usaha ataupun prosesnya.
  • Manajemen informasi/pengetahuan, data yang terhimpun dan kemudian dianalisis, disebarluaskan dan diaplikasikan guna mendukung penciptaan nilai suatu organisasi.
  • Budaya perusahaan, merupakan efek gabungan dari perilaku, nilai-nilai, warisan,pola pikir, dan hubungannya serta caranya semua diterapkan atau ditanamkan dalam organisasi dan tentunya bagaimana performanya.
About these ads

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s