Organisasi management produksi


Jenis organisasi dalam proses manufaktur (Wild, 1983):

  • Continuous Process Industries, adalah industri yang memproses barang dengan proses yang berkesinambungan atau terus menerus. Dalam hal ini yang dimaksud adalah bukan berarti secara terus menerus 24 jam tanpa henti melainkan proses yang dilakukan secara tumpukan bukan per unit produk. Industri ini biasanya menggunakan proses kimia dari pada fisik atau mekanik.
  • Intermitten Process Industries, sering juga disebut discrete parts manufacturing, adalah industri yang memproses barang secara individu, unit per unit. Terdiri dari 3 kelompok yang masing-masing karakteristiknya, yakni:
  1. Jobbing Shop Production, adalah memproduksi berbagai jenis barang, dengan volume produksi yang rendah (beberapa unit saja) untuk masing-masing jenis barang. Ini memerlukan jenis peralatan yang sangat fleksibel dan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian yang tinggi.
  2. Batch Production, memproduksi barang atau lot yang kecil dengan berbagai tahap pengerjaan, setiap tahap pengerjaan dilakukan untuk seluruh lot sebelum melakukan tahap pengerjaan selanjutnya. Memerlukan jenis peralatan yang multi guna agar mampu memenuhi berbagai persyaratan dan fluktuasi permintaan. Volume produksi cukup besar tapi masih belum cukup memenuhi produksi masal.
  3. Mass production, proses produksi yang memerlukan standarisasi, jenis produksi yang relatif sedikit dan menuntut produksi dalam jumlah besar (masal) serta permintaan produk yang tetap/stabil.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s