Beberapa analisis dalam berinvestasi


Analisis Sensivitas
Dalam melakukan analisis terhadap suatu investasi, terdapat suatu ketidak-pastian dalam taksiran arus kas yang kita buat dalam investasi proyek tersebut. Arus kas masuk bersih dipengaruhi berbagai faktor diantaranya,

  1. unit yang dijual
  2. harga jual per unit
  3. biaya tetap
  4. biaya variabel per unit

Dengan kata lain adalah apabila salah satu faktor tersebut berubah, maka arus kas yang diharapkan akan diperoleh akan berubah pula.

Untuk itu perlu dilakukan analisis terhadap perubahan tersebut. Dan salah satu analisis tersebut adalah analisis sensivitas. Dalam analisis sensivitas ini dapat dilakukan dengan membuat tiga taksiran untuk masing-masing variabel. Dalam analisis tersebut kita menggunakan variabel penjualan, variabel biaya variabel dan variabel biaya tetap yang bersifat tunai. Variabel-variabel nilai tersebut dapat ditaksir dengan nilai-nilai optimis, nilai-nilai yang diharapkan dan nilai-nilai yang pesimis.

Langkah selanjutnya dalam analisis ini tentunya yang harus dilakukan mendefinisikan arti nilai penaksiran optimis, yang diharapkan, dan pesimis. Apabila kemudian didefinisikan bahwa taksiran optimis berarti terdapat peluang hanya 5% untuk terjadi, demikian pula untuk taksiran pesimisnya 5%.Ini berarti taksiran nilai yang diharapkan akan mempunyai peluang sebesar 90%. Dengan demikian akan lebih mudah bagi kita untuk menggunakan teknik simulasi Monte Carlo. Dengan menggunakan teknik ini, maka tingkat bunga yang dipergunakan akan berubah menjadi tingkat keuntungan bebas resiko.

Analisis Break Even (Analisa Pulang Pokok)
Penggunaan analisis break even ini dimaksudkan adalah untuk mencari berap unit minimum yang harus dihasilkan agar perusahaan tidak menderita kerugian. Dan analisis break even untuk NPV dimaksudkan untukmenghitung berapa unit yang harus terjual setiap tahunnya, agar minimal NPV proyek tersebut akan sama dengan nol.

Dalam perhitungan analisis ini, baik PV inflow maupun PV outflow yang diinginkan hendaknya dibuat nilai nol. Sehingga langkah selanjutnya kita dapat menggunakan persamaan linear untuk menghitung dari dua PV tersebut (baik PV inflow maupun PV outflow). Dari selisih kedua persamaan tersebut maka akan diperoleh hasil unit minimum yang harus dihasilkan untuk mencapai titik impas dari suatu proyek tersebut.

Analisis pohon keputusan (Decision Tree)
Setelah kita mengetahui dari kedua analisis tersebut diatas, maka penggunaan analisis tersebut diatas adalah untuk mempelajari keputusan akan diterima atau ditolaknya suatu investasi untuk satu waktu saja. Sedangkan dalam capital budgeting beberapa kesempatan investasi memerlukan keputusan berurutan untuk jangka waktu panjang.

Teknik analisis yang dipergunakan untuk keputusan berurutan ini adalah decision tree (pohon keputusan) dimana berbagai titik keputusan dipelajari dalam hubungannya  dengan kejadian berikutnya. Dengan demikian memungkinkan kita untuk memilih diantara berbagai alternatif keputusan secara objektif dan konsisten dengan memperhatikan tingkat probabilitas (kemungkinan) dari keputusan tersebut.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s